Perbedaan kaidah tafsir dengan yang lainnya
Antara Kaidah dan Dhabit
Ada beberapa perbedaan antara Kaidah dan
dhabit yang dikenal para ulama, diantaranya:
1. Kaidah mengelompokkan sub sub pada
berbagai bab, sedangkan dhabit mengelompokkan sub subnya dalam satu bab;
2. Dari segi diterima dan ditolak, maka
dhabit lebih banyak memiliki perselisihan didalamnya dibandingkan kaidah yang
hampir bisa disepakati oleh semua ulama, karena perselisihan kaidah hanya pada
di sub bab nya saja;
3. Hal hal dan permasalahan yang dibawahi
oleh kaidah lebih banyak dibandingkan permasalahan yang dibawahi oleh dhabit.
1. Kaidah tafsir adalah kaidah dan dhawabit
umum yang dipakai untuk menjelaskan makna yang dimaksud, sedangkan tafsir
adalah penjelasan dan penerangan makna yang dimaksud dengan menggunakan kaidah
dan dhawabit umum tersebut.
2.
Sebagaimana ilmu nahwu yang menjadi
asas dalam mengukur kebenaran tulisan dan ucapan dalam literasi Arab, begitu
juga kaidah tafsir yang membantu mufasir dalam menghindari kesalahan dalam
menafsirkan.
1. Kaidah Tafsir dianggap sebagai bagian
terpenting dari ulumul Qur’an, dan kedudukan keduanya merupakan kedudukan umum (ulumul
Qur’an) dan khusus (kaidah tafsir);
2. Maka dengan demikian, ulumul Qur’an merupakan
semua ilmu dan hal hal yang berkaitan dengan Al Qur’an, sedangkan kaidah tafsir
adalah kaidah dan ilmu khusus sebagaimana yang telah dijelaskan di definisi.
Objek
kaidah tafsir adalah kalamullah (Al Qur’an) dan maksudnya, sedangkan objek
kaidah ushul lughah adalah kalamul arab (bahasa arab) terkait segi tata bahasa;
Intisari
kitab Qowaid Tafsir Jam’an wa Dirasatan karya Khalid bin Utsman as Sayti
Penterjemah : Terry Arya Viratama
Comments
Post a Comment